1. Makna
istilah-istilah dalam strategi pembelajaran sekolah
a. Pendekatan
Pendekatan merupakan sikap atau pandangan tentang
sesuatu, yang biasanya berupa asumsi atau seperangkat asumsi yang saling
berkaitan. Pendekatan menurut Rusman (2011: 132) diartikan sebagai titik tolak
atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Istilah pendekatan
merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih
sangat umum.
b. Metode
Metode pembelajaran didefinisikan sebagai cara yang digunakan guru, yang
dalam menjalankan fungsinya merupakan alat untuk mencapai tujuan pembelajaran.
(Hamzah, 2007:2)
c. Teknik
1)
Teknik adalah jalan, alat atau media yang digunakan
oleh guru untuk mengarahkan kegiatan peserta didik ke arah tujuan yang ingin di
capai. ( Gerlach dan Ely dalam Uno, 2007: 2)
2)
Sedangkan menurut Roestiyah (2001:1) teknik penyajian
pelajaran adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang dipergunakan
oleh guru atau instruktur, pengertian lain adalah sebagai teknik penyajian yang
dikuasai guru untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di
dalam kelas, agar pelajaran tersebut dapat ditangkap, dipahami dan digunakan
siswa dengan baik.
d. Strategi
1)
Menurut Kemp dalam Rusman (2011:
132) strategi
adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar
tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.
2)
Senada dengan pendapatnya Kemp, Dick and Carey (1985)
juga menyebutkan bahwa strategi pembelajaran itu adalah suatu perangkat materi
atau prosedur pembelajaran yang digunakan secara bersama-sama untuk menimbulkan
hasil belajar pada peserta didik atau siswa. Strategi menunjukan pada sebuah
perencanaan untuk mencapai sesuatu.
e. Model
Model adalah kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam
melakukan kegiatan. (Kommarudin dalam sagala, 2006:175)
f. Taktik
1)
Rencana atau tindakan yang bersistem untuk mencapai
tujuan; pelaksanaan; strategi; siasat. (KBBI: 1125)
2)
Menurut Sanjaya (2010: 127) taktik adalah gaya
seseorang dalam melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu.
g. Belajar
1)
Belajar merupakan sebagai suatu proses dimana suatu
organisma berubah perilakuknya sebagai akibat dari pengalaman. (Gage dalam
Sagala, 2006:13)
2)
Belajar merupakan perubahan tingkah laku individu
melalui interaksi lingkungan. (Hamalik dan Laksono, 2011: 2 )
3)
Belajar merupakan proses melihat, mengamati, dan
memahami sesuatu. (Sudjana dalam Rusman, 2011:1)
h. Mengajar
1)
Mengajar yaitu membantu (mencoba membantu) seseorang
untuk mempelajari sesuatu dan apa yang dibutuhkan dalam belajar itu tidak ada
kontribusinya terhadap orang belajar. (Sagala, 2009: 9)
2)
Mengajar adalah kegiatan partisipasi guru dalam
membangun pemahaman siswa. (Sufanti, 2010:30 )
i.
Pengajaran
Pengajaran yaitu proses bentuk kegiatan dimana terjalin hubungan interaksi
dalam proses belajar dan mengajar antara tenaga kependidikan dan peserta didik.
(Sagala, 2006:9)
j.
Pembelajaran
1)
Pembelajaran adalah terjadinya hubungan timbal balik
antara siswa dengan guru maupun siswa dengan siswa itu sendiri. (Laksono,
2011:29 )
2)
Pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri atas
berbagai komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lain. (Rusman, 2011:
1)
2.
Sebut dan jelaskan komponen-komponen pembelajaran!
a. Tujuan
Tujuan
adalah suatu cita-cita yang ingin dicapai dari pelaksanaan suatu kegiatan.
b. Bahan
pelajaran
Bahan
pelajaran adalah substansi yang akan disampaikan dalam proses belajar mengajar.
c. Kegiatan
belajar mengajar
Kegiatan
belajar mengajar adalah inti kegiatan dalam pendidikan, segala sesuatu yang
telah diprogramkan akan dilaksanakan dalam proses belajar mengajar dan
melibatkan semua komponen.
d. Metode
Metode
adalah suatu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
e. Alat
Alat adalah
segala sesuatu yang dapat digunakan dalam rangka mencapai tujuan pengajaran.
f. Sumber
pelajaran
Sumber
belajar merupakan bahan/materi untuk menambah ilmu pengetahuan yang mengandung
hal-hal baru bagi si pelajar.
g. Evaluasi
Ealuasi adalah kegiatan mnegumpulkan
data seluas-luasnya, sedalam-dalamnya, yang bersangkutan dengan kapabilitas
siswa guna mengetahui sebab-akibat dan hasil belajar siswa yang dapat mendorong
dan mengembangkan kemampuan belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar