Bukan apa-apa
kenapa hujan kau tanyakan lagi?
bukanya rindu telah mengalir semu?
mengapa bidak tak kau ajukan saja ke haluan,
karena ratu telah memilihmu.
oh... ini bukan jawaban...
jiwa ratu telah bertahta lama dalam rengkuhan
rengkuhan pria bertopeng sorban
pria???
................ pria?
pria kah ia?
tancapkan satu tonggak di tepian hati
agar aku dapat berpegang teguh padamu
bila kau telah temukan tambatan hatimu
biar aku yang pergi dari hdapanmu
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBerharap kau kan mengerti...!!
BalasHapus